Inspirasi Masakan India pada Sajian Rumah khas Ramadhan ala So Good

Sekitar pukul 10 pagi itu, dengan berbekal kamera dan keberanian yang saya kumpulkan sejak malam sebelumnya, seorang diri saya mulai menapaki jalan-jalan kecil di sekitar Muhammed Ali Road, Mumbai, India. Mungkin bukan hal yang lazim, seorang wanita 'pendatang' blusukan sendiri di kota ini :)

Muhammed Ali Road adalah area yang sangat populer dengan makanan khas Ramadhan di Mumbai Selatan, India. Gemerlap hiburan ala Bollywood yang selalu menggema di kota Mumbai (dulu dikenal dengan Bombay) sama sekali tidak terasa gaungnya di area ini. 
Puncak-puncak minaret masjid-masjid kecil yang berdiri tegak di antara hunian padat penduduk setempat menjadi pemandangan yang menawan. Beberapa di antaranya sudah berpuluh tahun usianya. 

Sebagian dari kita mengenal India sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Hindu. Tetapi agama Islam dan agama lainnya tetap mendapat tempat di India, juga di ibukota propinsi Maharastra ini.
Menyusuri koridor pertokoan juga jalan kecil sekitar area Muhammed Ali Road, saat bulan Ramadhan, mata dan hidung saya dibuat sibuk mengeksplor berbagai pemandangan baru, di sisi kiri dan kanan jalan penuh dengan aneka makanan khas India yang sedikit banyak berbeda dengan yang saya temui di beberapa tempat jajanan lain di kota ini. Aroma yang begitu menggoda, kaya bumbu khas India, juga dengan bentuk dan warna yang sangat menarik, seolah mengundang para pejalan kaki untuk menghampirinya. Tumpukan roti yang dibiarkan terbuka, juga tumpukan bihun berwarna merah, jingga dan kuning menjadi pemandangan yang tidak biasa untuk saya. Ternyata bihun manis tersebut adalah salah satu sajian khas untuk membatalkan puasa. Mungkin ibarat kolak atau es cendol untuk masyarakat Indonesia. 

Kurma, yang menjadi buah khas Ramadhan dapat ditemui di hampir setiap blok pertokoan. Tidak banyak berbeda dengan buah kurma yang banyak kita temui di supermarket ataupun pasar-pasar di Indonesia. 
Jika kita seringkali menemui banyak gorengan dijual di pasar Ramadhan di tanah air, di sini pun demikian. Aneka samosa, bhaji (mirip bakwan goreng tetapi dengan aroma kari), hingga aneka pastry dengan lapisan berwarna-warni bertumpuk manis di beberapa stall penjualan makanan. Rice Pudding (passayam) berwarna putih, kuning dan merah muda, yang disajikan di mangkok tanah liat berukuran kecil, begitu menarik perhatian saya. Belum pernah saya menemukan pencuci mulut semacam ini sebelumnya. Ternyata passayam adalah salah satu alternatif sajian berbuka puasa yang cukup populer di India.

Pagi hingga siang menjelang, dengan berjalan kaki, saya terus menyusuri lorong-lorong, jalan kecil di kawasan pemukiman Muslim terbesar di Mumbai. Suasana Ramadhan yang ramah sangat kental terasa di sini. Menjelang sore biasanya hidangan yang lebih 'berat' mulai tersaji. Hidangan khas India, mulai dari chicken tandoori, butter chicken, hingga kebab mudah dijumpai menjelang saat berbuka puasa tiba. Suasana menjadi makin semarak dengan warna-warni lampu di depan setiap toko. Sayangnya saya harus segera meninggalkan tempat yang makin ramai ini untuk menjemput anak-anak saya yang saat itu masih TK dan SD di sekolahnya.

Setiap perjalanan, selalu memberi inspirasi bagi saya. Di tempat ini saya selain melihat sekaligus belajar akan perbedaan budaya, agama, dan juga saya terinspirasi akan bumbu-bumbu serta masakan khas Muslim India. 
Hidangan #MasakanRumahKhasRamadhan kali ini saya mengolah produk So Good siap masak menjadi sajian lezat yang terinspirasi dari masakan India, yang tentu saja cukup mudah dimasak di dapur-dapur rumah tangga Indonesia.
Sebagian orang seringkali berasumsi bahwa masakan India itu pastilah pedas menggunakan banyak cabe. Sebenarnya tidak melulu terasa pedas, tetapi kekayaan rasa yang dihasilkan dari masakan tersebut berasal dari aneka bumbu (baik itu bumbu segar maupun kering) yang terpadu dengan unik. 

Ada beberapa kriteria yang menurut saya cukup penting dalam menyiapkan hidangan berbuka maupun untuk sahur;
- Proses memasaknya haruslah cukup praktis, tidak lebih dari 1 jam, sehingga para ibu bisa memanfaatkan waktu untuk kegiatan lain termasuk beribadah.
- Makanan sehat, dengan gizi seimbang.
- Menggunakan bahan yang baik dan segar.
- Memiliki cita rasa yang 'menggoda' hingga dapat membangkitkan selera makan.

Kriteria yang sangat sederhana sebenarnya, tapi sering kali terlalu dipikirkan hingga jadi rumit sendiri. 
Kali ini saya berbagi 2 resep masakan ala India yang tentu sudah saya modifikasi agar rasanya menjadi 'mild' dan cocok untuk dinikmati bersama keluarga baik saat sahur maupun saat berbuka puasa.
Bumbu yang saya gunakan pun adalah bumbu-bumbu yang dengan mudah kita dapatkan di pasar-pasar maupun supermarket di Indonesia. Proses memasaknya pun tidak lama dengan metode yang jauh dari rumit. 
Yuk dicoba ya.

Crispy Butter Chicken So Good.
untuk 4 porsi
lama pembuatan 30 menit.
Untuk para pendatang di India, terutama untuk WesternersButter Chicken sering kali menjadi pengalaman kuliner mereka yang pertama saat berkenalan dengan makanan India. Mirip dengan Tandoori Chicken tetapi tanpa proses pemanggangan dalam tandoor. Menggunakan bumbu-bumbu yang sangat aromatik, mentega/ghee, yoghurt dan pure tomato. Hasilnya berupa hidangan ayam yang creamy dan kaya rasa tetapi masih cukup mild untuk diterima di lidah kaum pendatang.

Nah untuk hidangan rumahan kali ini, saya memilih membuat Crispy Butter Chicken dengan menggunakan Chicken Karage So Good. Proses memasak pun menjadi lebih pendek.
Chicken Karage tinggal digoreng sesuai petunjuk kemasan hingga kuning keemasan, kemudian kita hanya perlu menyiapkan butter sauce dengan hanya mencampur berbagai bahan yang telah disiapkan.
Pada akhirnya chicken karage yang telah digoreng tadi kita guyur dengan butter sauce sesaat sebelum disajikan. Agar terasa makin special, saya menambah taburan daun kari goreng pada bagian atasnya.
Kriuk-kriuk... praktis dan lezat sekali!

Dan kemudian, saya mendengar berbagai pujian akan kelezatan hidangan ini dari anak-anak saya. yeiyyy!
Bahan :
1 bungkus Chicken Karage So Good
1 ruas daun Kari segar (15-20 daun)
minyak untuk menggoreng

Untuk membuat Butter Sauce :
100 gr mentega atau ghee
3 sdt kari bubuk
2 sdt paprika bubuk
1 sdm ketumbar bubuk
3 cm jahe, cacah halus
3 sdt jintan, sangrai
2 siung bawang putih, dikeprek.
1 batang kayu manis
4 biji kapulaga hijau
3 sdm pure tomat
1 sdm gula
150 ml yoghurt tawar
100 ml susu cair
1 sdm air jeruk nipis

Cara Membuat :
1. Goreng Chicken Karage So Good dengan minyak panas hingga kuning keemasan. Sisihkan.
2. Cuci bersih daun kari yang telah dilepaskan dari batangnya, kemudian goreng hingga cukup kering. Tiriskan.
3. Membuat Butter Sauce :
- Lelehkan mentega di atas api sedang, kemudian tambahkan kari bubuk, paprika bubuk, ketumbar bubuk, jahe, jintan, bawang putih, kayu manis dan kapulaga, aduk perlahan hingga harum, kira-kira 1-2 menit.
- Kemudian tambahkan pure tomat, gula, yoghurt, susu serta perasan jeruk nipis. Aduk perlahan hingga mendidih. Kecilkan api, aduk terus hingga saus mengental, kira-kira 5 menit.
- Angkat, sisihkan.
4. Siapkan piring saji, letakkan Chicken Karage So Good yang telah digoreng, kemudian tuang butter sauce hangat di atasnya. Taburi dengan daun kari goreng. Sajikan hangat.

Masakan ini sangat cocok disajikan dengan nasi putih hangat. Jangan lupa tambahkan sayuran. Yum!!
----------------------------------------------------------------------------------------------
Chicken Sausage Tikka So Good. 
untuk 4 porsi
lama pembuatan 45 menit. (termasuk marinasi)
Chicken Tikka adalah salah satu sajian yang cukup populer di khazanah kuliner India. Potongan ayam dimarinasi dengan bumbu berbasis yoghurt berbumbu pedas kemudian dimasak dalam tandoor (oven tanah liat berbentuk silinder) atau dapat juga dibakar di atas panggangan.
Untuk versi masakan rumah, saya memilih menggunakan Premium Sausage So Good (Garlic), yang sudah memiliki cita rasa bawang putih yang lezat. Tinggal diolesi dengan bumbu marinasi yoghurt yang ditambahi aneka bumbu masak. Hasilnya sangat memuaskan. 'Enak sekali'... kata-kata yang berulang kali saya dengar :).
Bahan :
1 bungkus Premium Garlic Sausage So Good
1 sdt paprika
2 sdm kari bubuk
2 sdm air jeruk lemon 
4 siung bawang putih, cacah halus
5 cm jahe, cacah halur
15 gr daun ketumbar, siangi, cacah kasar
100 ml yoghurt tawar
potongan jeruk lemon 

Cara Membuat : 
1. Potong-potong Premium Garlic Sausage So Good masing-masing menjadi 3 bagian, potong bunga pada bagian ujungnya, membentuk tanda (+).
Tusuk potongan sosis pada tusuk sate yang cukup kokoh. Sisihkan.
2. Aduk rata bahan olesan : paprika bubuk, kari bubuk, perasan jeruk lemon, bawang putih, jahe, daun ketumbar serta yoghurt.
3. Oleskan campuran yoghurt pada sosis yang telah ditusuk memanjang. Biarkan selama 10 menit.
4. Panggang sosis di atas panggangan atau dalam oven, sesekali dioleskan dengan bahan olesan agar sosis makin beraroma. Biarkan hingga matang. (pemanggangan dalam oven sekitar 25 menit).
Angkat, sajikan hangat.

Chicken Sausage Tikka ini cocok disajikan dengan roti paratha atau roti nan. Dihidangkan dengan nasi pun enak sekali! Tambahkan daun ketumbar dan perasan jeruk lemon jika suka. 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nah praktis sekali kan proses pembuatan hidangan Ramadhan ini. 
Yang mungkin jadi pertanyaan, 
kenapa pake produk So Good
1. Selain rasanya yang enak juga produk So Good kaya akan protein.
Diolah dari bahan-bahan berkualitas dengan menggunakan teknologi tinggi, membuat saya yakin kualitas gizi protein tetap terjaga hingga saat dihidangkan.
2. Praktis dan higienis
Dikemas dalam kemasan yang sangat terjaga kebersihannya, tentu tidak perlu ragu akan adanya kontaminasi luar.
3. Inovatif.
Ini sangat menakjubkan. Saya seringkali terpana melihat produk-produk So Good yang selalu hadir dengan jenis-jenis produk yang makin variatif. Salut!
4. Kualitas yang terjaga.
Setelah melewati proses pemasakan hingga suhu 170° C selama tidak kurang dari 3 menit, produk-produk So Good langsung dibekukan cepat menggunakan teknologi IQF. Hal ini menjamin kesegaran, kelezatan, dan nutrisi kandungan produk So Good..

Jadi tidak ada yang perlu diragukan dari produk So Good baik So Good Siap Masak maupun So Good Siap Olah. Yuk, dicoba resep-resepnya ya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri
buat Teman-teman yang merayakannya.
Mohon Maaf Lahir & Batin.

Comments

Nita Lana Faera said…
Hai, Mba Vania. Beberapa kali baca tulisan Mba Vania, yang tentang supermarket online - So Good Ramadhan tahun lalu - So Good Gizi Seimbang - review kopi sachet - tentang olahan dari produk selai... buat saya blog Vania sempurna banget, haha...

Tulisan jadi menambah wawasan ttg dunia kuliner, resep masakannya kreatif dan menambah wawasan saya juga - termasuk tiap masakan olahan So Good, dan juga dilengkapi dg foto2 yang keren banget.

Kali ini saya pun belajar banyak ttg resep masakan India, walau yang Gulai Ayam So Good Kurma tahun lalu saya belum sempat pelajari juga, haha...
Mbaa, kebayang lezatnya dan fotonya pun sangat menarik. Gudlaak yaa
Ivonie said…
Menunya menggiurkan semua dan perfect mbak 😍😋
Fanny F Nila said…
Resepmu kereeeeen sekali. Aku ga bakal heran kalo ini menang :). Daaan yeees, aku malah jd pgn cobain, trutama yg chicken butter. Aku prnh coba menu ini di restoran nepal. Dan sukaaaaak byangetttt. Ga nyangka kalo resepnya bisa sesimpel ini :D
Arni said…
Ya ampun mbak
Masakannya sukses bikin ngiler
Kebayang sausnya yang enak berpadu so good yang lembut
Tampilannya juga menggoda euy
Mauuuuuuu
Makanan India said…
Kemarin saya coba beli bumbu khas india di Jakarta, ternyata enak. dapat info dari cairofood.id